By: Nisa
Fitri Yanti
Indonesia merupakan negara yang memiliki berbagai macam suku
bangsa, yang mana masing-masing suku bangsa akan menghasilkan kebudayaan yang
berbeda-beda pula. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki kebudayaan dan
ciri khasnya masing-masing. Oleh karena itu dari dulu telah banyak
kebudayaan-kebudayaan yang dihasilkan nenek moyang bangsa Indonesia itu
sendiri. Semua kebudayaan tersebut mencakup seluruh aspek kehidupan bangsa
Indonesia, dimana kebudayaan-kebudayaan tersebut telah menjadi ciri khas dan
keunikan tersendiri dari bangsa Indonesia dan menjadikan Indonesia berbeda di mata dunia.
Saat sekarang kebudayaan-kebudayaan yang semenjak dulu di jaga,
kini sudah mulai menghilang satu persatu. Globalisasi yang telah berhasil
menjajah dunia juga ikut berperan dalam
merampas perhatian masyarakat Indonesia akan budayanya sendiri. Bagaimana
tidak, pesatnya kemajuan teknologi informasi membuat masyarakat lebih senang
mengikuti perkembangan tersebut dari
pada memperhatikan budaya sendiri. Dari perkembangan teknologi informasi
inilah, kebudayaan-kebudayaan asing mulai menggantikan kedudukan kebudayaan
asli. Ditambah lagi dengan perkembangan dunia maya yang semakin menjadi-jadi membuat masyarakat
mudah mengakses apapun dari berbagai belahan dunia dengan cepat. Dan membuat masyarakat
menganggap kebudayaan asing yang mereka temui adalah hal yang lebih modern dan
lebih praktis untuk di ikuti.
Hal tersebut merupakan tantangan bagi para pemuda untuk bisa melestarikan
kebudayaan Indonesia, karena para pemudalah yang bisa meneruskan
kebudayaan-kebudayaan tersebut. Untuk melestarikan kebudayaan ini seharusnya para
pemuda lebih bangga terhadap budaya sendiri, sehingga timbul rasa cinta
terhadap hasil karya bangsa sendiri. Sehingga budaya-budaya asing yang masuk
tidak mudah menggantikan budaya yang telah ada. Selain itu peran masyarakat dan
pemerintah juga sangat penting dalam mewujudkan semua itu, karena tanpa ada
campur tangan dari masing-masing pihak, semuanya tidak akan terwujud dengan
baik.
Kebudayaan Indonesia sebenarnya adalah potensi, dimana dengan
kebudayaan Indonesia yang beranekaragam memberikan daya tarik sendiri bagi para
wisatawan asing. Banyak para wisatawan asing yang ingin mempelajari kebudayaan
Indonesia lebih jauh, baik itu tarian, adat istiadat dan juga karya-karya hasil
budaya bangsa. Sudah sepatutnya kita masyarakat Indonesia berbangga dengan apa
yang ada dalam negri kita sendiri serta mempertahankan semua itu, agar tidak
hilang dengan sendirinya.
Ketertarikan para wisatawan ini lah yang bisa kita jadikan sebagai
peluang ataupun kesempatan untuk bisa menjadikan Indonesia dikenal oleh
masyarakat dunia. Dengan tetap menjaga budaya dan memperkenalkannya kepada
banyak orang akan membuat orang tertarik dengan Indonesia dan akan memperkuat
nasional branding negara Indonesia , selain itu juga akan memberikan dampak
yang positif dalam kemajuan bangsa.
Dan sebenarnya banyak cara untuk melestarikan budaya bangsa dan
juga untuk memperkenalkannya kepada banyak orang, diantaranya adalah sebagai
berikut:
1. Mengadakan
festival-festival kebudayaan dimana para pemuda terjun secara langsung
menjalankan budaya tersebut, sekaligus memperkenalkan kepada orang-orang asing
tentang kebudayaan kita. Contohnya dalam hal tarian, masyarakat di anjurkan
dalam mempelajari tarian-tarian daerah, terutama tarian daerah yang dia tempati
dan menunjukkan kepada khalayak ramai. Dengan demikian kebudayaan akan tetap
terjaga setiap masa, sekaligus menjadi ajang untuk memperkenalkan kebudayaan
kepada bangsa lain.
2. Membuat
pusat-pusat kebudayaan, dimana disini
masyarakat bisa belajar mengenai sebuah kebudayaan secara mendalam dan
sekaligus kebudayaan tersebut bisa terjaga keasliannya.
3. Menjadikan
kebudayaan sebagai salah satu kurikulum yang harus dipelajari bagi para pelajar
Indonesia, baik dalam jenjang pendidikan dasar sampai jenjang perguruan tinggi.
Karena dengan demikian para pemuda sadar
akan budayanya masing-masing.
4. Menumbuhkan
rasa cinta masyarakat terhadap kebudayaan sendiri. Misalnya memberikan suatu
penghargaan kepada masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pelestarian maupun
pengembangan budaya.
5. Mengadakan
penampilan kebudayaan-kebudayaan di masing-masing daerah, agar tidak ada lagi
kebudayaan yang belum di publikasikan.
Poin penting yang paling utama dari hal diatas
adalah menumbuhkan rasa cinta terhadap kebudayaan tersebut terlebih dahulu,
sehingga nantinya masyarakat dengan senang hati menjaga dan melestarikan
kebudayaan tersebut sesuai dengan cara diatas.
Dengan demikian tidak akan ada lagi negara lain yang bisa mengambil
kebudayaan kita secara diam-diam . Karena kebudayaan yang dulunya belum di publikasikan
dengan baik karena yang awalnya hanya di tampilkan pada acara
peringatan-peringatan tertentu saja, telah di kenal oleh banyak orang dengan
penampilan rutin yang dilaksanakan. Hal seperti ini membuat para wisatawan asing untuk mempelajarinya,
dan otomatis bangsa Indonesia dikenal oleh dunia dan akan berdampak baik pada
perkembangan bangsa Indonesia ke depannya.



0 komentar:
Posting Komentar